ETIKA PROFESI di BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

Kasus Hak Cipta


Kasus Hak Cipta

Seorang mahasiswa tanpa izin membuat situs penyanyi-penyanyi terkenal yang berisikan lagu-lagu dan liriknya, foto dan cover album dari penyanyi-penyanyi tersebut. Contoh: Bulan Mei tahun 1997, Group Musik asal Inggris, Oasis, menuntut ratusan situs internet yang tidak resmi yang telah memuat foto-foto, lagu-lagu beserta lirik dan video klipnya. Alasan yang digunakan oleh grup musik tersebut dapat menimbulkan peluang terjadinya pembuatan poster atau CD yang dilakukan pihak lain tanpa izin.
Kasus lain terjadi di Australia, dimana AMCOS (The Australian Mechanical Copyright Owners Society) dan AMPAL (The Australian Music Publishers Association Ltd) telah menghentikan pelanggaran Hak Cipta di Internet yang dilakukan oleh Mahasiswa di Monash University. Pelanggaran tersebut terjadi karena para Mahasiswa dengan tanpa izin membuat sebuah situs Internet yang berisikan lagu-lagu Top 40 yang populer sejak tahun 1989.
Analisa:
Seharusnya seorang mahasiswa lebih mengembangkan intelektualnya dalam bidang yang lebih positif bukan untuk melakukan pembajak atau membuat situs-situs tidak resmi tanpa ijin. Sebagai mahasiswa seharusnya lebih paham akan undang-undang tentang pelanggaran hak cipta supaya tidak melakukan pembajakan yang menguntungkan beberapa pihak saja.

Solusi:
1.      Lebih diberikan pengarahan tentang pidana hak cipta.
2.      Seharusnya kita lebih bisa mengembangkan situs-situs dalam hal yang positif.


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes